Risk Priority Number (RPN) adalah hasil perkalian Severity x Occurrence x Detection.
Skor
Kategori
Tindakan
1-100
Rendah
Monitor berkala.
101-300
Sedang
Wajib mitigasi 1-3 bln.
> 300
Tinggi
Tindakan segera & STOP!
Apa itu Core Tools ?
Core Tools adalah sekumpulan alat bantu yang digunakan organisasi untuk merencanakan, mencegah kesalahan, memastikan proses berjalan stabil, dan menjaga kualitas hasil kerja secara konsisten.
Analogi Koki Profesional:
Bayangkan Core Tools seperti perlengkapan standar seorang koki: Ada alat untuk merencanakan menu, alat mencegah masakan gagal, alat memastikan takaran tepat, dan alat memantau hasil masakan tetap konsisten.
1. APQP (Advanced Product/Process Quality Planning) – Merencanakan Sejak Awal
"Lebih baik capek merencanakan di depan, daripada capek memperbaiki di belakang."
Digunakan untuk memahami kebutuhan pelanggan, merancang proses kerja yang jelas, dan mengurangi kejutan di tengah jalan. Cocok untuk proyek baru atau perubahan sistem.
2. FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) – Mengantisipasi Masalah
"Kalau ini gagal, apa yang bisa terjadi? Seberapa parah dampaknya?"
Alat untuk memprediksi potensi kegagalan dan menentukan prioritas pencegahannya. Membantu organisasi fokus pada masalah yang paling kritis sebelum benar-benar terjadi.
3. MSA (Measurement System Analysis) – Memastikan Alat Ukur Dipercaya
"Jangan sampai keputusannya salah karena alat ukurnya tidak bisa dipercaya."
Memastikan cara kita mengukur, menilai, atau memberi skor itu akurat dan konsisten. Sangat relevan untuk audit, penilaian kinerja, dan evaluasi mutu.
4. SPC (Statistical Process Control) – Memantau Proses Agar Stabil
"Jangan tunggu rusak baru bertindak, perhatikan tanda-tandanya sejak dini."
Memantau proses secara berkala agar penyimpangan terdeteksi lebih awal. Membantu melihat pola (bukan hanya hasil akhir) untuk menjaga proses tetap konsisten.
Gambaran Besar Alurnya:
APQP Perencanaan Besar
FMEA Antisipasi Risiko
MSA Alat Ukur Valid sehingga Data Valid
SPC Kestabilan Proses
"Kualitas bukan soal sempurna, tetapi soal konsisten, sadar risiko, dan mau belajar memperbaiki diri."